Logo

UPDATE
  • Suara Mahardika - Membangun keseimbangan informasi antara desa-kota di Bali - www.suaramahardika.com - arthadana99@gmail.com
  • Inspiratif, Berkesadaran, Berbudaya dan mengedepankan informasi yang bersifat independen, inspirasi positif dan berlandaskan nilai-nilai budaya Bali.


Anak Agung Ngurah Putu Mahendra (Mantan Ketua FORKI Tabanan)

Oleh : Suara Mahardika | 30 November 2016 | Dibaca : 781 Pengunjung

Anak Agung Ngurah Putu Mahendra (Mantan Ketua FORKI Tabanan)

Foto: Anak Agung Ngurah Putu Mahendra. (dok. Ngurah Arthadana)

Secara Kesejarahan, Prestasi Olahraga di Tabanan Semestinya Disegani

Dalam berbagai lini kehidupan, manusia harus mau dan mampu belajar dari sejarah. Termasuk pula dalam bidang olahraga. Demikian yang diungkapkan oleh mantan Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Kabupaten Tabanan ini. FORKI sendiri menaungi empat cabang aliran dari olahraga karate. Keempat cabang aliran tersebut KKI, INKAI, INKARNAS dan LEMKARI.

Mahendra mengatakan, jika saja dunia olahraga Tabanan mau dan mampu belajar dari sejarah masa lalunya, maka dunia olah raga di Tabanan akan disegani. Artinya, atlet-atlet Tabanan akan mampu mengukir prestasi yang membanggakan bagi Tabanan baik dalam skala lokal, skala provinsi Bali maupun dalam skala nasional hingga internasional. 

Adapun kesejarahan yang dimaksudkannya ini adalah ketika berbicara olahraga, seluruh komponen masyarakat Tabanan khususnya yang berkepentingan dengan dunia olahraga mau melihat perjalanan sejarah Tabanan yang terjadi beberapa abad lampau. Yakni atas penempatan Arya Kenceng di Tabanan sebagai salah satu Arya yang ikut ke Bali dalam ekspedisi Majapahit dibawah pimpinan Mahapatih Gajah Mada.

Menurutnya, dalam penempatan Arya Kenceng di Tabanan ini ada keistimewaan khusus dibandingkan dengan Arya-Arya lainnya di Bali dalam ekspedisi tersebut. Keistimewaan yang dimaksudkannya tiada lain adalah dengan pemberian anggota laskar pasukannya yang jauh lebih banyak, yakni sebanyak 40.000 orang. Sementara Arya-Arya lainnya jumlah anggota laskar pasukan yang dipimpinnya dibawah 10.000 orang.

Mahendra menjelaskan, berbicara laskar pasukan kerajaan terlebih lagi kerajaan besar seperti Majapahit, tentu mereka adalah orang-orang yang secara fisik sehat, berbadan kekar dan tegap. Selain juga terlatih dan terampil didalam medan tempur untuk mengalahkan musuh-musuhnya. Kemudian, 40.000 anggota laskar pasukan Majapahit dibawah pimpinan Arya Kenceng tadi kini tentu telah melahirkan generasi-generasinya sebagai putra-putra Bumi Lumbung Beras, Tabanan dengan berbagai latar belakang serta minat dan bakatnya masing-masing, termasuk dalam dunia olahraga.

Masih terkait dengan fisik masyarakat Tabanan umumnya yang sehat dan kekar, Mahendra juga menyebutkan bahwa seorang penyair sekaligus filsuf dari Bengali, India yakni Rabindranath Tagore dalam sebuah kunjungannya di Bali beberapa dekade lampau mengungkapkann kekagumannya terhadap masyarakat Bali, termasuk pula masyarakat Tabanan. Kekaguman Rabindranath Tagore tersebut dikarenakan ia melihat masyarakat Bali yang didalamnya juga masyarakat Tabanan secara fisik bertubuh tegap, atletis dan terkesan tanpa lemak.

Khusus kondisi fisik masyarakat Tabanan terkait kekaguman Rabindranath Tagore tersebut, Mahendra memberikan alasan bahwa hal tersebut sangat masuk akal, karena masyarakat Tabanan adalah masyarakat petani yang secara langsung telah membentuk tubuh masyarakat yang tegap dan kekar. Kesuburan lahan Tabanan dengan keberlimpahan bahan pangan juga sangat berperan dalam membentuk tubuh masyarakatnya dan juga menjadikan masyarakat Tabanan dimasa lampau juga hidup dengan sejahtera. Salah satu bentuk kesejahteraan masyarakat Tabanan dimasa lampau adalah dengan terwariskannya banyak khayangan yang tersebar disetiap kecamatan yang ada di Tabanan.

Lalu, lanjut Mahendra, perjalanan sejarah Tabanan terkait dengan 40.000 orang anggota laskar pasukan Majapahit yang dipimpin Arya Kenceng dan kekaguman Rabindranath Tagore terhadap fostur tubuh masyarakat Bali termasuk pula didalamnya masyarakat Tabanan yang kekar, tegap dan atletis tadi menandakan bahwa masyarakat Tabanan memiliki gen sebagai masyarakat yang tangguh. Artinya, dengan memiliki gen yang tegap, kekar dan atletis, Tabanan semestinya mampu melahirkan atlet-atlet yang tangguh yang tidak saja mampu berjaya dan mengukir prestasi ditingkat provinsi, namun juga mampu mengharumkan nama Tabanan dalam kancah nasional maupun internasional. Mahendra menegaskan, dua potensi Tabanan tadi yakni perjalanan sejarah Arya Kenceng dengan 40.000 anggota laskar pasukan Majapahit yang dipimpinnya dan kekaguman Rabindranath Tagore semestinya bisa menjadi motivasi setiap individu yang tertanam pada setiap atlet Tabanan untuk kemudian “mabela pati” nindihin Gumi Tabanan.

 

Orang Pilihan dan Jujur dengan Diri

Mahendra menyebutkan, dalam memajukan dunia olahraga Tabanan, pihak-pihak yang berkepentingan dengan dunia olahraga juga harus mau memaknai arti dari kata Tabanan yang berasal dari kata “tabunan”. Tabunan sendiri bermakna kumpulan. Spirit dari makna “tabunan” yang kemudian menjadi kata Tabanan ini adalah bahwa masyarakat Tabanan sejatinya adalah orang-orang pilihan. Ini dibuktikan dengan tidak sedikit kemudian masyarakat Tabanan dalam setiap dekadenya mampu melahirkan generasi-generasi terbaiknya pada berbagai bidang kehidupan, termasuk pula pada bidang olaharga. Meski kemudian generasi-generasi terbaiknya itu tidak berkiprah di Tabanan dan justru berkarya diluar. Baginya, tentu ada cara yang kemudian bisa dilakukan agar generasi-generasi terbaik Tabanan ini bisa diajak pulang untuk berkarya dan memajukan Tabanan, tentunya juga dalam memajukan dunia olahraga Tabanan.

Pendapatnya ini dikemukannya mengingat prestasi dunia olahraga Tabanan saat ini sedang merosot. Padahal, ketika melihat sejarah dan berkaca dari kekaguman Rabindranath Tagore tadi, Tabanan semestinya sejak lama telah terlahir atlet-atlet berperstasi yang menjadikan nama Tabanan setidaknya disegani atlet-atlet dari kabupaten/kota lainnya di Bali. Pada titik ini, Mahendra kemudian mengajak agar semua pihak di Tabanan harus jujur dengan diri sendiri.

Dalam dunia olahraga, jujur dengan diri sendiri tersebut tiada lain adalah jujur dengan cabang-cabang olahraga (cabor) yang memungkinkan atau memiliki peluang besar untuk meraih prestasi. Menurutnya, cabor yang memungkinkan dan memiliki peluang besar meraih prestasi adalah pada cabor bela diri terutama silat dan karate, atletik dan sepak bola. Tentunya pula, untuk mewujudkan teraihnya prestasi olahraga yang gemilang ini, diperlukan kerja yang terfokus termasuk pula pembinaan atlet yang serius dan berkelanjutan serta tersedianya sarana dan prasarana yang layak. Atlet yang dibina juga harus berproses dan terseleksi.

 

Atlet dan Jiwa Spotif

Sementara, terkait dengan adanya peluang Tabanan sebagai tuan rumah Porprov 2019 nanti, Mahendra berpendapat bahwa hal tersebut merupakan sebuah peluang sekaligus momentum yang sangat baik dalam mengembalikan kepercayaan diri atlet Tabanan sekaligus pula sebagai sebuah peluang besar dalam mengembalikan kejayaan dunia olahraga Tabanan. ini tentunya pula harus didukung dengan keberpihakan para pemegang kebijakan di Tabanan, terutama dukungan kebijakan untuk menyiapkan sarana dan prasarana olahraga yang layak dan sesuai standar serta kebijakan dalam pembinaan atlet yang kemudian melahirkan tekad dan semangat tinggi bagi para atlet Tabanan untuk mengukir prestasi-prestasi terbaiknya.

Berdasarkan pengalaman dirinya, dunia olahraga ternyata sangat bermanfaat besar bagi kehidupan. Artinya, dunia olahraga tidak hanya terhenti pada upaya hidup sehat atau prestasi sesuai pada cabor yang ditekuni. Diluar itu, dunia olahraga berkontribusi yang sangat besar pada setiap bidang kehidupan, termasuk didalam berbisnis.

Menurutnya, dunia olahraga dan bisnis sangat linier. Dengan latar belakang sebagai pelaku olahraga khususnya karate, sangat membantunya dalam menjalankan dan memajukan usaha yang ditekuninya. Dunia olahraga diakuinya telah membentuknya menjadi seorang sosok yang berjiwa siap tarung dan berjiwa sportif. Mahendra pun mengatakan, bahwa setiap bidang kehidupan ataupun dunia keprofesian sangat penting dilakukan dengan jiwa yang sportif. *Ngurah Arthadana

 

 

DATA PRIBADI

Nama : Anak Agung Ngurah Putu Mahendra

Tanggal Lahir : 27 Agustus 1956

Istri : Anak Agung Istri Ngurah

Anak : 4 putri dan 1 putra

 

Pengalaman Organisasi

Kepala kelas dari kelas 1 SD hingga SMA

Ketua OSIS SMA Negeri 2 Denpasar

Ketua Angkatan 1978 Jurusan Ekonomi Universitas Udayana

Presiden JCI

Ketua Asosiasi Perstekstilan Indonesia Bali

Ketua FORKI Tabanan

Ketua KKI 2 Periode (dijabat hingga saat ini)

Telah melahirkan banyak atlet karate Bali yang berprestasi di tingkat daerah, nasional dan internasional.

dan berbagai organisasi lainnya.

 

Penghargaan

Primaniartha Eksportir Terbaik tahun 1996 (diberikan Presiden Soeharto)

dan berbagai penghargaan lainnya.


Oleh : Suara Mahardika | 30 November 2016 | Dibaca : 781 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Tabanan, 04 Agustus 2017 08:29
Tabanan Mendulang Prestasi
Kembali Raih Adipura, Bupati Eka Dinobatkan Sebagai KDI TABANAN – Suara MahardikaKabupa ...
Tabanan, 04 Agustus 2017 08:20
Calon Mahasiswa Baru PPLP Mapindo Tabanan Baksos di Pura Pakendungan
Masih Terima Mahasiswa Baru Hingga Akhir Agustus 82 calon mahasiswa baru PPLP Mapindo Tabana ...
Tabanan, 04 Agustus 2017 08:10
Tradisi Yeh Dangdangan Di Belayu
Diyakini Mampu Sembuhkan Berbagai Jenis Penyakit Kulit Kabupaten Tabanan menyimpan berbagai t ...
Tabanan, 04 Agustus 2017 08:06
Manajemen DTW Tanah Lot Siapkan Diri Buka Malam
Manajer DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana TABANAN – Suara MahardikaPemerintah Kabupat ...
Tabanan, 02 Agustus 2017 08:25
Naik Motor, Bupati Eka Tinjau Jalan Program TMMD ke-99 di Jelijih Punggang
Bupati Eka sesaat sebelum meninjau jalan karya TMMD ke-99 TABANAN, Suara Mahardika- Bupati Ta ...
, 02 Agustus 2017 07:42
Mencicipi Lawar Kardus Ala Bank Sampah Prema Bali Lestari
Sekretaris Bank Sampah Prema Bali Lestari, I Gusti Putu Widarsa Lawar merupakan salah satu ku ...
, 02 Agustus 2017 07:14
Berspiritkan Ngayah, FKPPAI Bali Berkomitmen Lestarikan Taksu Bali
Jro Gede Budiasa, Ketua FKPPAI Bali Nama dan keberadaan sebuah organisasi bernuansa spiritual ...
, 01 Agustus 2017 10:55
Ketua DPRD Kudus Kunjungi Bali
Masan saat sowan kekediaman sesepuh PDIP Bali, Cok Rat Cok Rat Dukung Nyabup, Gus Marhaen Had ...
, 06 Maret 2017 05:36
Kembali Menjadi Ketua MMDP Tabanan, Tontra Selesaikan PR yang Tertunda
Dalam loka sabha Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Tabanan belum lama ini, Drs. I Waya ...
, 06 Maret 2017 05:33
Ketika Jalan Raya Menjadi Ajang Liar Siswa
Pelajar di Tabanan berlalu lintas tanpa helm Beberapa dekade silam, masyarakat Tabanan dikena ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 04 Agustus 2017 08:29
Tabanan Mendulang Prestasi
Kembali Raih Adipura, Bupati Eka Dinobatkan Sebagai KDI TABANAN – Suara MahardikaKabupa ...
Tabanan, 04 Agustus 2017 08:20
Calon Mahasiswa Baru PPLP Mapindo Tabanan Baksos di Pura Pakendungan
Masih Terima Mahasiswa Baru Hingga Akhir Agustus 82 calon mahasiswa baru PPLP Mapindo Tabana ...
Tabanan, 04 Agustus 2017 08:10
Tradisi Yeh Dangdangan Di Belayu
Diyakini Mampu Sembuhkan Berbagai Jenis Penyakit Kulit Kabupaten Tabanan menyimpan berbagai t ...
Tabanan, 04 Agustus 2017 08:06
Manajemen DTW Tanah Lot Siapkan Diri Buka Malam
Manajer DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana TABANAN – Suara MahardikaPemerintah Kabupat ...
Tabanan, 02 Agustus 2017 08:25
Naik Motor, Bupati Eka Tinjau Jalan Program TMMD ke-99 di Jelijih Punggang
Bupati Eka sesaat sebelum meninjau jalan karya TMMD ke-99 TABANAN, Suara Mahardika- Bupati Ta ...
, 02 Agustus 2017 07:42
Mencicipi Lawar Kardus Ala Bank Sampah Prema Bali Lestari
Sekretaris Bank Sampah Prema Bali Lestari, I Gusti Putu Widarsa Lawar merupakan salah satu ku ...
, 02 Agustus 2017 07:14
Berspiritkan Ngayah, FKPPAI Bali Berkomitmen Lestarikan Taksu Bali
Jro Gede Budiasa, Ketua FKPPAI Bali Nama dan keberadaan sebuah organisasi bernuansa spiritual ...
, 01 Agustus 2017 10:55
Ketua DPRD Kudus Kunjungi Bali
Masan saat sowan kekediaman sesepuh PDIP Bali, Cok Rat Cok Rat Dukung Nyabup, Gus Marhaen Had ...
, 06 Maret 2017 05:36
Kembali Menjadi Ketua MMDP Tabanan, Tontra Selesaikan PR yang Tertunda
Dalam loka sabha Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Kabupaten Tabanan belum lama ini, Drs. I Waya ...
, 06 Maret 2017 05:33
Ketika Jalan Raya Menjadi Ajang Liar Siswa
Pelajar di Tabanan berlalu lintas tanpa helm Beberapa dekade silam, masyarakat Tabanan dikena ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :